NAMA : HUSNA
A1C112O37
1. Jelaskan kemungkinan terbentuknya ikatan
rangkap tiga pada lemak atau minyak tak jenuh
Jawab :
Klasifikasi lemak dan minyak dapat
ditinjau dari beberapa aspek, salah satunya adalah aspek kejenuhannya. Lemak
dan minyak dapat dibedakan berdasarkan ikatan rangkapnya (jenuh dan tak jenuh).
Jenuh jika hanya memiliki satu ikatan rangkap dan tak jenuh jika memiliki dua
dan tiga ikatan rangkap. Berikut contohnya :
A.Asam Lemak Jenuh
|
Nama asam
|
Struktur
|
Sumber
|
|
Butirat
|
CH3(CH2)2CO2H
|
Lemak susu
|
|
Palmitat
|
CH3(CH2)14CO2H
|
Lemak hewani dan
nabati
|
|
Stearat
|
CH3(CH2)16CO2H
|
Lemak hewani dan
nabati
|
Asam lemak jenuh merupakan asam lemak yang mengandung
ikatan tunggal pada rantai hidrokarbonnya. Asam lemak jenuh memiliki rantai
zig-zig yang dapat cocok satu sama lain,sehingga gaya tarik vanderwalls tinggi,
sehingga biasanya berwujud padat.
B. Asam Lemak Tak
Jenuh
|
Nama asam
|
Struktur
|
Sumber
|
|
Palmitoleat
|
CH3(CH2)5CH=CH(CH2)7CO2H
|
Lemak hewani dan
nabati
|
|
Oleat
|
CH3(CH2)7CH=CH(CH2)
7CO2H
|
Lemak hewani dan
nabati
|
|
Linoleat
|
CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7CO2H
|
Minyak nabati
|
|
Linolenat
|
CH3CH2CH=CHCH2CH=CHCH2=CH
(CH2) 7CO2H
|
Minyak biji rami
|
asam lemak tak jenuh merupakan asam lemak yang
mengandung satu ikatan rangkap pada rantai hidrokarbonnya . asam lemak dengan
lebih dari satu ikatan dua tidak lazim,terutama terdapat pada minyak
nabati,minyak ini disebut poliunsaturat. Trigliserida tak jenuh ganda
(poliunsaturat) cenderung berbentuk minyak.
Seperti halnya ikatan rangkap dua pada senyawa
hidrokarbon,sangat tidak mungkin rasanya bila pembentukan ikatan rangkap tiga
dari senyawa ini bisa terjadi secara lansung.Tapi kemungkinan terbentuknya
ikatan rangkap tiga ini,bisa dijalankan dengan mekanisme dua tahap reaksi.Yang pertama adalah reaksi halogenasi pada
ikatan rangkap.Dan reaksi kedua
adalah reaksi dehidrogenasi.Dengan berasumsi bahwa ikatan rangkap pada
lemak tak jenuh sama dengan ikatan rangkap pada alkena.
Reaksi
halogenasi
Reaksi adisi oleh halogen disebut sebagai reaksi
halogenasi. Jika halogennya berupa klorin (Cl2) disebut klorinasi, jika
halogennya bromin (Br,) disebut reaksi brominasi.
Reaksinya dapat digambarkan sebagai berikut.
Adapun contoh yang dapat dilihat adalah reaksi
brominasi etena yang dapat digambarkan sebagai berikut :
Atau contoh lain nya adalah sbb :
CH3 – CH2 – CH = CH2 + HBr —>CH3–CH2–CH2-CH2 Br
Reaksi
dehidrogenasi
Setelah ikatan rangkap 2 diadisi menjadi ikatan
tunggal,barulah kemudian reaksi dehidrogenasi dapat dijalankan pada senyawa
dihalida yang dipengaruhi oleh basa kuat yang akan menghasilkan ikatan rangkap
tiga.Contoh :
CH3-CH2-CHBr-CHBr-CH3 + KOH → CH3-CH2-C≡C-CH3 + 2 KBr
+ 2 H2O
Atas
dasar asumsi inilah,menurut saya ada kemungkinan terbentuknya ikatan rangkap
tiga dari ikatan rangkap dua asam lemak tak jenuh seperti pada halogenasi dan
dehidrogenasi yang terjadi pada senyawa hidrokarbon.
2. Jelaskan bagaimana proses
surfaktan pada pencucian menggunakan pelarut organik
Jawab :
Surfaktan
merupakan molekul ampifilik yaitu memiliki gugus hidrofil (suka air/ polar) dan
memiliki gugus lipofil (suka minyak/ non polar) sehingga surfaktan memiliki
afinitas dengan pelarut polar (air) atau pun pelarut non polar (minyak).
sehingga dapat mempersatukan campuran yang terdiri dari minyak dan air.
Surfaktan adalah bahan aktif permukaan, yang bekerja menurunkan tegangan
permukaan cairan, sifat aktif ini diperoleh dari sifat ganda molekulnya. Bagian
polar molekulnya dapat bermuatan positif, negatif ataupun netral, bagian polar
mempunyai gugus hidroksil semetara bagian non polar biasanya merupakan rantai
alkil yang panjang. Surfaktan pada umumnya disintesis dari turunan minyak bumi
dan limbahnya dapat mencemarkan lingkungan, karena sifatnya yang sukar
terdegradasi, selain itu minyak bumi merupakan sumber bahan baku yang tidak
dapat diperbarui.
Untuk
jawaban yang lebih jelasny nya saya membahas tentang deterjen.
Deterjen,
khususnya surfaktannya, memiliki kemampuan yang unik untuk mengangkat kotoran,
baik yang larut dalam air maupun yang tak larut dalam air. Salah satu ujung
dari molekul surfaktan bersifat lebih suka minyak atau tidak suka air,
akibatnya bagian ini mempenetrasi kotoran yang berminyak. Ujung molekul
surfaktan satunya lebih suka air, bagian inilah yang berperan mengendorkan
kotoran dari kain dan mendispersikan kotoran, sehingga tidak kembali menempel
ke kain. Akibatnya warna kain akan dapat dipertahankan.
Komposisi
Deterjen Dari penjelasan tentang cara kerja deterjen, disimpulkan komponen
penting deterjen adalah surfaktan. Fungsi surfaktan sekali lagi adalah untuk
meningkatkan daya pembasahan air sehingga kotoran yang berlemak dapat dibasahi,
mengendorkan dan mengangkat kotoran dari kain dan mensuspensikan kotoran yang
telah terlepas. Surfaktan yang biasa digunakan dalam deterjen adalah linear
alkilbenzene sulfonat, etoksisulfat, alkil sulfat, etoksilat, senyawa amonium
kuarterner, imidazolin dan betain. Linear alkilbenzene sulfonat, etoksisulfat,
alkil sulfat bila dilarutkan dalam air akan berubah menjadi partikel bermuatan
negatif, memiliki daya bersih yang sangat baik, dan biasanya berbusa banyak
(biasanya digunakan untuk pencuci kain dan pencuci piring).
Etoksilat,
tidak berubah menjadi partikel yang bermuatan, busa yang dihasilkan sedikit,
tapi dapat bekerja di air sadah (air yang kandungan mineralnya tinggi), dan
dapat mencuci dengan baik hampir semua jenis kotoran. Senyawa-senyawa amonium
kuarterner, berubah menjadi partikel positif ketika terlarut dalam air,
surfaktan ini biasanya digunakan pada pelembut (softener). Imidazolin dan
betain dapat berubah menjadi partikel positif, netral atau negatif bergantung
pH air yang digunakan. Kedua surfaktan ini cukup kestabilan dan jumlah buih
yang dihasilkannnya, sehingga sering digunakan untuk pencuci alatalat rumah
tangga. Setelah surfaktan, kandungan lain yang penting adalah penguat (builder),
yang meningkatkan efisiensi surfaktan.
Builder
digunakan untuk melunakkan air sadah dengan cara mengikat mineral-mineral yang
terlarut, sehingga surfaktan dapat berkonsentrasi pada fungsinya. Selain itu,
builder juga membantu menciptakan kondisi keasaman yang tepat agar proses
pembersihan dapat berlangsung lebih baik serta membantu mendispersikan dan
mensuspensikan kotoran yang telah lepas. Yang sering digunakan sebagai builder
adalah senyawa kompleks fosfat, natrium sitrat, natrium karbonat, natrium silikat
atau zeolit.
Banyaknya
busa tidak berkaitan secara signifikan dengan daya bersih deterjen, kecuali
deterjen yang digunakan untuk proses pencucian dengan air yang jumlahnya
sedikit (misalnya pada pencucian karpet). Untuk kebanyakan kegunaan di rumah tangga,
misalnya pencucian dengan jumlah air yang berlimpah, busa tidak memiliki peran
yang penting. Mengapa dalam pencucian dalam jumlah air yang sedikit, busa
penting? Karena dalam pencucian dengan sedikit air, busa akan berperan untuk
tetap “memegang” partikel yang telah dilepas dari kain yang dicuci, dengan
demikian mencegah mengendapnya kembali kotoran tersebut.
3. Bagiamana cara kerja indra
pengecap (lidah) sehingga menimbulkan cita rasa manis, contohnya pada fruktosa.
Jawab
:
Lidah
manusia
Lidah manusia adalah struktur berotot yang terletak
pada bagian lantaimulut yang digunakan untuk berbicara, makan dan mencicipi
rasa. Lidah manusia di lengkapi dengan tunas-tunas pengecap yang bisa
mendeteksi zat kimia di dalam makanan dan minuman.Indera pengecap pada lidah
bekerja sama dengan indera penciuman untuk mengidentifikasiaroma makanan untuk
di olah dalam otak sehingga manusia bisa merasakan perbedaan aromamakanan dan
minuman yang akan di kosumsi.
Bagian-bagian (anatomi) dari indra pengecap (lidah)
Ada lebih dari 10.000 tunas pengecap pada lidah
manusia, sel-selini tumbuh seminggu setelah itu digantikan oleh sel-sel yang
baru. Sel-sel reseptor (tunaspengecap) terdapat pada tonjolan-tonjolan kecil
pada permukaan lidah.Sel-sel inilahyang bisa membedakan rasa manis asam, pahit
dan asin.
·
Rasa manis
dapat di rasakan oleh indra pengecap yang terletak di bagian depan lidah
termasuk rasa manis fruktosa atau gula yang terdapat secara
alami dalam buah-buahan dan madu. Fruktosa digunakan untuk
pemanis beberapa makanan. Fruktosa dianggap sebagai “pemanis nutritif” karena
memiliki kalori 4 kalori per gram.
·
Rasa Asin
dirasakan pada sepanjang bagian isi depan lidah
·
Rasa asam di
rasakan di sepanjang sisi bagian belakang lidah
·
Rasa pahit
di kecap pada bagian belakang lidah
Cara kerja indra tunas pengecap (papila) lidah manusia
Rambut-rambut sensor menyembul dari sel-sel ke
pori-pori sentral tunas pengecap. Pada bagianini rambut-rambut sensori terendam
dalam zat kimia yang terlarut dalam air ludah manusia.
4. Jelaskan hubungan hormon
oksitoksin dengan sinyal gelombang α dan θ yang dikeluarkan oleh otak.
Jawab :
Oksitosin adalah
suatu hormon yang diproduksi di hipotalamus dan diangkut lewat aliran
aksoplasmik ke hipofisis posterior yang jika mendapatkan stimulasi yang tepat
hormon ini akan dilepas kedalam darah. Hormon ini di beri nama oksitosin
berdasarkan efek fisiologisnya yakni percepatan proses persalinan dengan
merangsang kontraksi otot polos uterus.
Oksitosin,
sang hormon cinta, yang disekresikan selama aktivitas seksual, orgasme pria dan
wanita, kelahiran, dan menyusui. Oksitosin menimbulkan perasaan cinta. Seperti yang
dikatakan oleh Michael Odent, “Apapun bentuk cinta itu, oksitosin pasti
terlibat mempengaruhinya.”
Oksitosin
disekresi dalam jumlah besar saat hamil, berfungsi untuk meningkatkan penyerapan nutrisi, mengurangi stres, dan menghemat energi
dengan membuat ibu hamil lebih mudah
mengantuk. Oksitosin juga
menyebabkan rahim berkontraksi berirama. Kadar hormon oksitosin mencapai
puncaknya saat persalinan dengan adanya stimulasi dari reseptor vagina akibat
adanya peregangan saat bayi melewati vagina. Setelah plasenta dilahirkan, kadar
hormon ini menurun secara bertahap.
Gelombang
ini terhubung dengan gelombang α
– θ yang managelombang α – θ ini selalu dikaitkan dengan suatu keadaan
pendalaman (a deeply internalized state) yang dapat memberikan ketenangan badan,
emosi dan fikiran. Melalui gelombang α – θ ini seseorang dapat menghasilkan
idea baru dan idea sintesis, bukan melalui deduksi, tetapi melalui intitusi
dari sumber minda terpendam (subconscious mind). Dengan cara inilah seseorang
itu dapat mencetuskan idea kreatif.
keadaan gelombang α – θ ini bukan sahaja kondusif kepada ingatan dan
pembelajaran tetapi juga sebagai sumber pemikiran kreatif otak.Gelombang α – θ
mempunyai amplitude yang lebih tinggi dan Frekuensi yang lebih rendah
berbanding dengan gelombang β. Dengan sebab itu gelombang α – θ ini dapat
memberi lebih tenaga anggutan (fluctuation of energy) dalam otak untuk membentuk
hubungan neural yang lebih Kompleks dan kreatif antara sel otak.
Seperti
yang telah dijelaskan diatas bahwa gelombang Alpha-theta adalah gelombang otak
yang berkaitan dengan pelepasan stress. Bayi juga mengalami peningkatan
produksi oksitosin selama proses persalinan. Jadi, dalam menit pertama setelah
persalinan, ibu dan bayi bermandikan hormon cinta. Produksi oksitosin kemudian
dilanjutkan produksinya melalui kontak
kulit ke kulit dan kontak mata dengan mata, serta saat bayi pertama kali
menyusu. Oksitosin akan mencegah terjadinya perdarahan pasca melahirkan dengan
dengan memastikan kontraksi rahim yang baik..
Saat proses menyusui, oksitosin memediasi let-down
reflex dan dilepaskan secara bergelombang. Selama
masa menyusui, oksitosin terus bertindak untuk menjaga ibu tetap santai dan
bergizi baik. Profesor Kerstin Uvnas Moberg, seorang pakar oksitosin dan
peneliti menyebutnya sebagai “… sistem anti-stres yang sangat efisien, yang
mencegah banyak penyakit di kemudian hari.” Dalam studinya, para ibu yang
menyusui selama lebih dari tujuh minggu itu lebih tenang, ketika mereka bayi
yang berusia enam bulan, dibandingkan ibu yang tidak menyusui bayinya.
Di luar perannya dalam hal reproduksi, oksitosin
disekresi dalam situasi lain, misalnya, berbagi makanan. Para peneliti telah
meneliti bahwa akibat dari malfungsi
sistem oksitosin, dapat menyebabkan
skizofrenia, autisme, penyakit
kardiovaskular dan ketergantungan obat. Peneliti-peneliti ini menduga bahwa
oksitosin dapat memediasi efek
antidepresan dari obat-obatan seperti Prozac.
Jadi hormon oksitosin adalah hormon yang disebut
antistess yang sangat efisien dimana gelombang otak alpha-theta berhubungan
dengan pelepasan stress.Itulah mengapa hormon oksitosin dapat mempengaruhi dan
memiliki hubungan dengan frekuensi gelombang alpha-theta yang ada dalam otak
manusia.
5. Jelaskan bagaimana sifat basa
dapat dihasilkan oleh gugus OH pada sakarida
Jawab
:
Sifat
basa yang dihasilkan gugus OH pada sakrida berkaitan dengan konsep asam basa
yang dikemukan oleh bronsted-Lowry.Basa
menurut teori ini adalah senyawa yang menerima proton/akseptor proton.
Salah
satu contoh disakarida adalah sukrosa yang terdiri dari glukosa dan
fruktosa.Dalam srukturnya glukosa memiliki sifat asam karena kemampuannya untuk
melepaskan proton (H+) pada C pertama.
Sementara fruktosa pada strukturnya memiliki sifat menarik proton (H+)
Dan ketika dua monosakirada ini bergabung membentuk
disakarida yaitu sukrosa maka strukturnya akan menjadi seperti gambar dibawah
ini:
Berdasarkan
konsep asam dan basa dari bronsted-Lowry sebagaimana yang telah dijelaskan
sebelumnya bahwa basa itu sendiri adalah senyawa yang menerima proton/akseptor
proton (H+) atau dengan kata lain basa adalah senyawa yang dapat
menarik proton kearahnya.Fruktosa ternyata memliki gugus OH yang dapat menarik
H+,sehingga gugus OH ini memilki sifat sebagai basa.Namun tidak
semua gugus OH pada fruktosa bersifat basa.C1 pada fruktosa bersifat basa
karena dia mampu menarik H+ dari glukosa untuk kemudian membentuk H2O.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar